Untuk mengetahui orang lain jujur apa nggak sama kamu ada beberapa cara atau tips untuk menguji kejujurannya. Silakan di lihat berbagai tips - tips yang kami persembahkan untuk anda , Sbb :
1)
Gerakan Mata
Orang yang berbohong saat
berbicara pandangan matanya tidak bisa terfokus, apalagi saat kita tatap,
biasanya mereka tidak berani membalas tatapan kita secara langsung dan
tajam.
Mata merupakan jendela hati, jadi saat berbohong, hati nurani tahu kalau yang sedang dilakukan bertentangan, mengakibatkan mata dan juga sikap tubuh tampak lain/mencurigakan oleh orang lain.
Mata merupakan jendela hati, jadi saat berbohong, hati nurani tahu kalau yang sedang dilakukan bertentangan, mengakibatkan mata dan juga sikap tubuh tampak lain/mencurigakan oleh orang lain.
2)
Intonasi Suara / Tekanan Suara
Pada saat Kamu tanya tentang sesuatu hal kepada seseorang / teman, jika berbohong biasanya dalam merespon jawaban ada sedikit jeda / dia menjawab agak lama dan terkadang nada jawabannya tidak lancar. terputus-putus, gagu dan sejenisnya.
Rangkaian kalimat Rangkaian kalimat, struktur dan nada suara pasti menjadi “the best liars off all”. Tidak heran banyak orang tertipu melalui telepon, karena percaya dengan kata-kata dan rayuan yang meyakinkan. Orang yang berbohong biasanya sedikit bicara. Kalaupun bicara, banyak kalimat yang nggak nyambung, yang kemudian berusaha dikoreksinya. Intonasi bicara mereka umumnya menggantung atau mengambang.
Nah bila pacar kamu menunjukkan tanda-tanda seperti diatas boleh jadi dia sedang berbohong sama kamu. Siap-siaplah menginterogasi dia untuk mengetahui apa yang menyebabkan dia berbohong sama kamu.
Pada saat Kamu tanya tentang sesuatu hal kepada seseorang / teman, jika berbohong biasanya dalam merespon jawaban ada sedikit jeda / dia menjawab agak lama dan terkadang nada jawabannya tidak lancar. terputus-putus, gagu dan sejenisnya.
Rangkaian kalimat Rangkaian kalimat, struktur dan nada suara pasti menjadi “the best liars off all”. Tidak heran banyak orang tertipu melalui telepon, karena percaya dengan kata-kata dan rayuan yang meyakinkan. Orang yang berbohong biasanya sedikit bicara. Kalaupun bicara, banyak kalimat yang nggak nyambung, yang kemudian berusaha dikoreksinya. Intonasi bicara mereka umumnya menggantung atau mengambang.
Nah bila pacar kamu menunjukkan tanda-tanda seperti diatas boleh jadi dia sedang berbohong sama kamu. Siap-siaplah menginterogasi dia untuk mengetahui apa yang menyebabkan dia berbohong sama kamu.
3)
Pertanyaan yang kilat yang menuju ke titik jawaban
Salah satu trik untuk bertanya atau menginterogasi seseorang adalah, gunakan pertanyaan yang jawabannya bersifat menjelaskan dan bukannya hanya bersifat “ya” dan “tidak”, selanjutnya perhatikan bagaimana dia menjawab dari cara bicara, gerak gerik saat menjawab (bahasa tubuh) serta tatapan mata saat menjelaskan. Ini adalah bagian2 kritis ketika kita ingin tahu kejujuran serta kebenaran dari jawabannya. Contoh pertanyaan misalnya, Tadi kamu main dimana, ngapain saja dan dengan siapa ?!!”, maka dia mau tidak mau harus menjelaskan pertanyaan tsb, berbeda dengan pertanyaan, “Kamu tadi main sama si Budi ya ?”, sudah tentu dia hanya mempunyai “beban” menjawab “ya” atau “tidak”.
Salah satu trik untuk bertanya atau menginterogasi seseorang adalah, gunakan pertanyaan yang jawabannya bersifat menjelaskan dan bukannya hanya bersifat “ya” dan “tidak”, selanjutnya perhatikan bagaimana dia menjawab dari cara bicara, gerak gerik saat menjawab (bahasa tubuh) serta tatapan mata saat menjelaskan. Ini adalah bagian2 kritis ketika kita ingin tahu kejujuran serta kebenaran dari jawabannya. Contoh pertanyaan misalnya, Tadi kamu main dimana, ngapain saja dan dengan siapa ?!!”, maka dia mau tidak mau harus menjelaskan pertanyaan tsb, berbeda dengan pertanyaan, “Kamu tadi main sama si Budi ya ?”, sudah tentu dia hanya mempunyai “beban” menjawab “ya” atau “tidak”.
4)
Kesulitan Berbicara atau Menjawab
Kadang -kadang dia yang berbohong biasanya akan kesulitan untuk mengatakan hal-hal berikutnya jika kamu mencerca dengan pertanyaan-pertanyaan terkait dengan apa yang sedang dia katakan, karena dia jelas akan tidak menyangka dengan pertanyaan-pertanyaan mendadak sementara dia sendiri hanya mengarang cerita yang dia katakan. Caba saja. Ahkhirnya dia akan berusaha mengalihkan perhatian ke pembicaraan lain atau ingin menyudahi pembicaraan.
Kadang -kadang dia yang berbohong biasanya akan kesulitan untuk mengatakan hal-hal berikutnya jika kamu mencerca dengan pertanyaan-pertanyaan terkait dengan apa yang sedang dia katakan, karena dia jelas akan tidak menyangka dengan pertanyaan-pertanyaan mendadak sementara dia sendiri hanya mengarang cerita yang dia katakan. Caba saja. Ahkhirnya dia akan berusaha mengalihkan perhatian ke pembicaraan lain atau ingin menyudahi pembicaraan.
5)
Gerakan Tangan
Pada saat berbicara, orang yang berbohong dengan tanpa sadar tangannya terkadang menyapu/menyentuh hidung (bukan karena gatal). Secara logika otak menentang perbuatan bohong tersebut dan secara reflek berusaha menutupi kebohongannya yaitu gerakan tangan ingin menutup mulut, tetapi pikiran sadarnya jelas berusaha tampil sebaik mungkin sehingga gerakan tangan tadi berubah menjadi seolah-olah sedang menyetuh/menggaruk hidung dan sejenisnya. (terkecuali kalau itu sudah jadi saradan -kebiasaan-red).
Pada saat berbicara, orang yang berbohong dengan tanpa sadar tangannya terkadang menyapu/menyentuh hidung (bukan karena gatal). Secara logika otak menentang perbuatan bohong tersebut dan secara reflek berusaha menutupi kebohongannya yaitu gerakan tangan ingin menutup mulut, tetapi pikiran sadarnya jelas berusaha tampil sebaik mungkin sehingga gerakan tangan tadi berubah menjadi seolah-olah sedang menyetuh/menggaruk hidung dan sejenisnya. (terkecuali kalau itu sudah jadi saradan -kebiasaan-red).
6)
Gerakan Kaki
Orang yang sedang berusaha bohong, biasanya (dengan refleks) akan menyilangkan tungkai kaki secara rutin. Konon cara ini adalah sebagai bentuk pembelaan diri seorang dari kemungkinan yang bakal menyerangnya.
Orang yang sedang berusaha berdusta, biasanya juga nggak bisa diam. Dia akan menggerakkan kakinya ke kanan dan ke kiri. Hal ini disebabkan perasaan yang nggak nyaman dan dia (sebenarnya) siap-siap ingin lari mengambil langkah seribu dari kamu.
Orang yang sedang berusaha bohong, biasanya (dengan refleks) akan menyilangkan tungkai kaki secara rutin. Konon cara ini adalah sebagai bentuk pembelaan diri seorang dari kemungkinan yang bakal menyerangnya.
Orang yang sedang berusaha berdusta, biasanya juga nggak bisa diam. Dia akan menggerakkan kakinya ke kanan dan ke kiri. Hal ini disebabkan perasaan yang nggak nyaman dan dia (sebenarnya) siap-siap ingin lari mengambil langkah seribu dari kamu.
7)
Seseoarang yang memang jujur dan tidak perlu di ragukan
kejujurannya
Orang yang saat berbicara untuk mengungkapkan atau menceritakan sesuatu hal sambil tangannya bergerak kesana kemari seirama dengan apa yang sedang dia katakan, biasanya berwatak dasar jujur.
Orang yang saat berbicara untuk mengungkapkan atau menceritakan sesuatu hal sambil tangannya bergerak kesana kemari seirama dengan apa yang sedang dia katakan, biasanya berwatak dasar jujur.
8) Memakai
trik hati Nurani
Ada yang terbiasa berbohong sehingga dalam berbicarapun terlihat meyakinkan. Banyak yang bisa tertipu dengan karakter orang yang sudah terbiasa berbohong, bahkan dalam kasus tertentu, dengan berbohong inilah sebagai alat untuk mencara “nafkah”. Penipuan dan sejenisnya. Biasanya berkarakter cepat berbicara, bicaranya terlihat sudah tertata rapi, bahkan dia/mereka juga sudah memprediksi pertanyaan atau jawaban apa yang akan kita berikan padanya. Matanya… Ooo, matanyapun dibuat sudah sedemikian meyakinkan kepada kita. Untuk hal yang satu ini, Anda patut hati-hati, bertanyalah pada hati nurani, apakah “saat ini” (Saat sedang berhadapan dengan pembohong) merasakan “kenyamanan” atau tidak. Gunakan rasio “benar-salah” + Intuisi. Jika mereka memaksakan suatu hal saat itu juga dengan kebohongannya, jangan disanggupi atau minta waktu untuk berfikir, minta bantuan orang lain. Jika dia/mereka baik/jujur maka segala yang Anda putuskan tidak akan menjadikan kemarahan bagi mereka.
Ada yang terbiasa berbohong sehingga dalam berbicarapun terlihat meyakinkan. Banyak yang bisa tertipu dengan karakter orang yang sudah terbiasa berbohong, bahkan dalam kasus tertentu, dengan berbohong inilah sebagai alat untuk mencara “nafkah”. Penipuan dan sejenisnya. Biasanya berkarakter cepat berbicara, bicaranya terlihat sudah tertata rapi, bahkan dia/mereka juga sudah memprediksi pertanyaan atau jawaban apa yang akan kita berikan padanya. Matanya… Ooo, matanyapun dibuat sudah sedemikian meyakinkan kepada kita. Untuk hal yang satu ini, Anda patut hati-hati, bertanyalah pada hati nurani, apakah “saat ini” (Saat sedang berhadapan dengan pembohong) merasakan “kenyamanan” atau tidak. Gunakan rasio “benar-salah” + Intuisi. Jika mereka memaksakan suatu hal saat itu juga dengan kebohongannya, jangan disanggupi atau minta waktu untuk berfikir, minta bantuan orang lain. Jika dia/mereka baik/jujur maka segala yang Anda putuskan tidak akan menjadikan kemarahan bagi mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar